Friday, September 25, 2015

Harapanku dan Masalahku

Setiap mahluk hidup tidak akan lepas dari masalah, masalah ini ada karena adanya harapan-harapan dari setiap individu. Hubungan yang sudah diawali dengan masalah, belum tentu selamanya bermasalah. Tetapi, bukan berarti hubungan yang tidak ada masalah alias baik-baik saja akan tetap tidak akan masalah, kita selalu berharap tidak, tapi bisa saja akan timbul masalah dikemudian hari.

Harapan...

Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di waktu yang akan datang.(wikipedia) 


Bukan seseorang yang banyak memiliki harapan, karena menghindari kekecewaan yang berlebih. Walau pun ternyata tidak masalah besar atau kecil harapan itu. Bila berbeda sedikit saja akan menimbulkan masalah.

Kira-kira beginilah harapan manisku...

1. Bisa merasa nyaman, dengan adanya keterbukaan, saling menyayangi, memperhatikan, mendukung, saling mengisi dan bekerjasama bersama dalam satu keluarga.
2. Berkreasi dengan terbuka tanpa rasa khawatir dengan apa yang terjadi, selama menjalankannya benar dengan niat baik.
3. Mendampingi anak-anak berkegiatan.
4. Melakukan hal-hal yang disukai dan menjadi expert disana, bisa menjadi modal kehidupan.
5. Melakukan investasi-investasi bisnis sesuai kemampuan.
6. Selalu berusaha menggunakan fasilitas yang ada, dan berkomitmen dengan penggunaan fasilitas tersebut untuk menjadikan semakin besar dan bertambah.

Kelihatannya masalah sepele, karena seperti kesederhanaan yang channy harapkan. Tapi pelaksanaannya tidaklah muda, walau hanya untuk suatu kesederhanaan.

Jadi apa itu Masalah?

Masalah...

Menurut Robert K. Merton mengartikan Masalah sebagai "Ketidak sesuaian yang signigikan dan tidak diinginkan" antara standar kebersamaan dan kondisi nyata.(teddywirawan.blogspot.com)

Masalah (bahasa Inggrisproblem) kata yang digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan yang bersumber dari hubungan antara dua faktor atau lebih yang menghasilkan situasi yang membingungkan.[1] Masalah biasanya dianggap sebagai suatu keadaan yang harus diselesaikan.
[2] Umumnya masalah disadari "ada" saat seorang individu menyadari keadaan yang ia hadapi tidak sesuai dengan keadaan yang diinginkan. (wikipedia)

1. Ada rasa takut untuk mengungkapkan pendapat.
2. Bukan rasa takut yang berlebih, tapi rasa takut tidak bisa menghadirkan kesederhanaan itu dihadapan anak-anak.
3. Menutup diri untuk segala hal yang seharusnya dibicarakan. Karena merasa lelah dengan jawaban yang pasti hanya akan bilang terserah. Yang artinya bisa baik atau tidak baik.
4. Komunikasi yang sangat tidak lancar menimbulkan persepsi-persepsi yang tidak realistis lagi.
5. Mencari pelarian dari setiap persoalan yang terjadi dan tidak mencari solusi dari setiap masalah.

Dari kondisi saat ini, channy hanya berharap bahwa masing-masing bisa berfikir jernih apa yang terbaik terutama buat anak-anak. Karena mau bagaimana, tanggung jawab untuk membesarkan mereka adalah tanggung jawab bersama. 

No comments:

Post a Comment