Thursday, June 4, 2015

Lagu Ciptaan JP Kevin


#SmaiLiBali #KlubMelali #homeschoolbali #homeschoolingbali
Tiba-tiba kakak mengeluh sakit kepala, ku minta kakak beristirahat karena kami sedang dalam perjalanan menuju suatu tempat kakak akan beraktifitas. Lupa apa, yang jelas sudah hampir sebulan penuh waktu itu kuingat, kegiatan keluar kami cukup padat. 

Kakak bilang bukan sakit kepala biasa, seperti ada suara dan musik dikepalanya yang sulit kakak keluarkan. Tersenyumlah aku dibuatnya. Ku berikan gadgetku pada kakak, ku minta kakak merekam suara dan musik yang ada dikepalanya. 

Proses pembuatan lagu tidak lama, hanya memakan waktu 30 menit dari lokasi toko sampai ketempat kakak beraktifitas. Tidak sekali jadi juga, karena melalui proses pemilihan nada oleh kedua adik perempuannya. Tahap selanjutnya, kakak mau buat tangga nadanya mam. Jadilah, waktu itu kakak mengajukan kelas tambahan ke guru piano nya untuk membantunya mencari not balok lagu "Ulat Sutra" nya.

Senangnya melihat proses pembuatan lagu kakak yang spontan walau tidak sempurna, tapi buatku itu sudah suatu yang luar biasa. Dan menjadi suatu pacuan untuk bisa mengeluarkan Satoe Suara dihatiku. 

*Klik Satoe Suara untuk mendengarkan lagu ciptaan kakak.

Friday, May 15, 2015

Keyakinan Diri

Tak terasa sudah 3 tahun JP memilih belajar sendiri di Rumah. Selama itu pula aku masih mencari metode yang tepat untuk JP dan adik-adiknya. Karena selama itu pula kami masih belum menentukan type pendidikan yang tepat bagi ketiga anak kami. Yah mau bagaimana lagi, memaksakan sesuatu yang tidak di suka anak malah akan memenjarakan anak dari ilmu itu sendiri. Maka peran dari orang  tua adalah melakukan pendampingan dan mengamati setiap perkembangan per tumbuhan anak. Dalam keluarga kami, yang semakin terlihat dari hari ke hari adalah masalah pembentukan karakter anak yang paling utama.

Dari awal kami tidak memaksakan anak belajar akademis, kecuali anak sudah siap. Jadi lagu anak-anak "Bangun tidur" lah yang sering aku nyanyikan ke anak-anak. Tentunya dalam prosesnya pun  tidak semudah menghafalkan lagunya. Perlu kesabaran dan komitmen kuat dalam melalui proses Ini tentunya. Dan karena melihat kenikmatan proses belajar anak-anak yang unik ini pun akhirnya kami tanpa rasa canggung lagi, memastikan tidak  menggunakan kurikulum apa pun. Anak-anak bebas belajar dengan apa adanya, yang membuat anak-anak  nyaman dan bahagia. Hanya membutuhkan keyakinan diri untuk kami mendampingi anak-anak display kesibukan kami menjadi toko.

Selamat belajar anak-anakku... Kami disini untukmu.

Thursday, July 10, 2014

Belajar Kecewa

Pagi ini kami bangun pagi dari biasanya, karena bener-bener hampir 1 bulan penuh kegiatan kami dirumah seperti tidak ada berhentinya, yang berakhir dengan pesta liburan bersama #Kawan Kita - Teman Edukasi (Komunitas para guru muda di Bali). Nah baru inget deh tuh, JP berjanji menceritakan kegiatannya full 4 hari itu diakhir minggu lalu. Walaupun sempat terjadi tragedi JP digigit anjing yang baru saja beranak, hal ini tidak memutuskan semangat anak-anak dan akhirnya JP, Kay dan sepupunya selesai menyelesaikan kegiatan ini.

Add http://magical-koinouta.blogspot.com

Pagi ini,

Wednesday, June 18, 2014

Masa Sulit Berbuah Indah

Dalam kehidupan kami ber-homeschooling yang paling utama bagi kami adalah bagaimana anak dapat dengan senang bermain dan bereksplorasi dengan bebasnya sehingga tanpa disadari mereka sedang belajar. Dimasa sulit kami, kami banyak memberikan anak-anak free time tanpa target dalam jangka waktu yang cukup panjang. Awalnya kami sangat khawatir, tapi setelah berkonsultasi dengan beberapa teman yang lebih dulu melakukan homescholing. Ternyata hal-hal seperti ini sah-sah saja untuk dilakukan, dengan alasan yang sangat enteng terdengar ditelinga dan sulit untuk diterima bila kita tidak dalam kondisi yang kami alami. Bukan meminta untuk mengalami kesulitan dulu baru paham juga ya, tapi untuk kami dengan cara seperti ini baru memahami bahwa homeschooling itu betul-betul flexible. Karena kita tidak tergantung pada siapa pun, pada apapun. 

Pada saat kami memutuskan untuk

Tuesday, June 17, 2014

Pelajaran Hidup

Hidup itu seperti panggung sandiwara dalam lagu Iwan Fals, seperti roda berputar kadang diatas kadang dibawah kalau kata banyak orang bijak, atau seperti film the Matrix yang semua ternyata sudah di program dalam sebuah chip yang tertanam di kepala kita. Dulu tidak ada telp sebagai alat komunikasi, sekarang orang pun bisa meeting hanya dengan sebuah handphone. Dulu orang malu menceritakan tentang pengalaman buruknya, sekarang hal buruk malah banyak ditayangkan dan menjadi tontonan paling hits di media elektronik. Apakah semua ini suatu kebetulan yang terjadi di dunia ini? Coba dikoreksi bila salah, karena semua orang punya hak untuk bicara tentang deskripsi kehidupannya masing-masing. Semua deskripsi diatas menurut kami betul, karena Hidup itu benar panggung sandiwara, karena kehidupan itu kadang senang kadang susah dan semua itu sudah diatur sempurna oleh yang maha Esa sang pencipta sesuai kemampuan masing-masing ciptaannya.

From a friend on Path

Thursday, May 29, 2014

Menjadi Keluarga Berbeda

Bukan suatu keterlambatan bila kami memahami apa yang terjadi dalam keluarga kecil kami, tapi dalam berhomeschooling memang tidak pernah ada yang ditargetkan. Lari ditempat seperti suatu yang dilumrahkan bila saja kekacauan dalam keluarga itu terjadi. 

Kekacauan dalam sebuah keluarga, bukan yang diharapkan terjadi oleh setiap keluarga pada umumnya. Tetapi bila itupun terjadi, diharapkan semua anggota keluarga yang ada didalamnya dapat menyadari dan memahami. Dan selanjutnya sama-sama belajar mengendalikan diri atas kekacauan yang terjadi. Sehingga timbul kesadaran utuh dalam menyikapi situasi yang terjadi.

Friday, May 16, 2014

Keluarga Homeschooling Kami



Sudah memasuki tahun ke-dua dari awal keluarga kami memutuskan untuk meng-homeschoolingkan anak-anak kami. Dimana banyak sekali hal-hal yang terjadi up and down dalam kehidupan kami dimasa itu.

Saat ini kami baru melewati fase terberat dalam kehidupan keluarga kami,